RSS

Monthly Archives: August 2013

Wireless Charging ? Apa itu ?

Perkembangan teknologi kian lama kian maju, beraneka macam piranti telah tercipta. Dulu piranti elektronik yang amat penting mungkin hanya telepon genggam, kini sebuah ponsel tak cukup untuk menemani aktivitas kita sehari-hari. Kini ponsel tak sendiri, bersama laptop, tablet, ipad, dll. Pokoknya jaman sekarang hampir semua orang jelas tak hanya butuh sebuah ponsel.

Menarik untuk disimak, bagaimana perkembangan ponsel dari dulu hingga sekarang. Secara fungsi tentu ponsel sekarang sudah sangat maju dengan berbagai macam software dan tipe ponsel daripada ponsel dulu. Para produsen bersaing secara ketat untuk mengambil hati para konsumennya. Mungkin tahap awal persaingan ada di keanekaragaman software dalam suatu ponsel. Semakin komplit softwarenya semakin joss :p. Persaingan daya tahan/umur ponsel pun tak kalah ketat persaingannya. Selain itu keunikan dan kreatifitas dari para produsen dalam mencuri perhatian + mengambil hati para konsumen jadi harga mati untuk setiap langkah yang diambil. Contohnya yang lagi gempar ( ya walaupun udah lama juga sih beritanya haha) itu adanya sistem WIRELESS CHARGING yang punya kelebihan bisa nge-charge beberapa ponsel sekaligus.

Emang apaan sih WIRELESS CHARGING tuh ?

Wireless charging terdiri dari kumparan primer sebagai charger (biasanya berbentuk papan atau silinder tipis), sedangkan kumparan sekunder terletak pada bagian belakang ponsel.

WC
Trus cara kerjanya gimana ?

Cara kerja dari wireless charging ini ialah sebagai berikut :

  1. Arus listrik yang berasal dari suatu sumber tegangan mengalir melalui kumparan primer (sebagai charger) yang menghasilkan medan magnet.
  2. Ketika bagian belakang ponsel (kumparan sekunder) diletakkan diatas charger (kumparan primer), maka medan magnet yang dihasilkan oleh charger (kumparan primer) menginduksi arus listrik ke bagian belakang ponsel (kumparan sekunder).
  3. Arus listrik yang didapatkan bagian belakang ponsel (kumparan sekunder) dari charger (kumparan primer) akan men-charge baterai.

Pada intinya cara kerja dari wireless charging mirip dengan cara kerja dari transformator. —Cara kerja transformator yaitu aliran listrik dari sumber listrik diubah menjadi medan magnet pada kumparan primer dan diubah kembali menjadi aliran listrik pada kumparan sekunder— Hal yang membedakan antara wireless charging dengan transformator adalah media induksi yang digunakan. Pada transformator medan magnet diinduksikan dengan media inti besi, sedangkan pada wireless charging media induksinya adalah ruang udara.

WC!

Emang buat ponsel doang  ?

Jelas kalau secara fungsional, sistem ini dapat diterapkan pada berbagai macam piranti elektronika. Dan pengembangan dari penggunaan sistem WIRELESS CHARGING pun terus diperluas. Meskipun  terus diperluas, penggunaannya sebagai suatu metode charge baterai ponsel secara nirkabel tetap paling diutamakan. Ya! tidak lain karena “HARI GINI GA PUNYA PONSEL ?”

Kok WOW banget !

Selain memiliki keunggulan dapat mengisi ulang baterai ponsel secara nirkabel, metode wireless charging ini secara umum memiliki kelebihan sebagai berikut :

1.Lebih praktis karena cukup 1 wireless charger dapat mengisi ulang beberapa alat secara bersamaan

2. Pemakaiaiannya lebih mudah, ringkas dan lebih rapi

Walaupun demikian, sistem ini diyakini masih memiliki beberapa kekurangan, antara lain :

1. Efisiensi cukup rendah sehingga menghasilkan panas pada peralatan elektronika

2. Waktu pengisian ulang masih lama dibandingkan dengan menggunakan kabel

3. Tidak dapat digerakkan secara bebas ketika sedang proses pengisian ulang, hal ini berbeda dengan pengisian ulang dengan kabel, dll

Pengembangan sistem ini terus diupayakan, sehingga diharapkan kekurangan sistem ini dapat diatasi.

Sumber http://www.indoenergi.com/2013/07/keunggulan-dan-kelemahan-wireless.html

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on August 13, 2013 in Tugas